Kangen Bapak..
Nggak pernah terbayangkan sebelumnya..gimana rasanya..
Setelah 1,5 tahun, belum pernah selama ini ku tak melihat wajah bahkan mendengar suara Bapakku.. 1,5 tahun sudah..
Sebelum ini, walaupun memang sudah lama berpisah dengan mereka,orangtuaku,tapi tak ada satu pun yang bisa menghalangi ku untuk bisa melepas kangen ke mereka.. dalam waktu 4 jam aq sudah bisa melihat wajahnya, mendengar suaranya yang lumayan menggelegar tapi penuh candaan..
Atapun bila ternyata ku tak sempat melihat wajahnya, dan akhirnya akan merencanakan untuk meneleponnya, tapi ternyata telepon pun sudah berderingsebelum aq sempat menekan nomornya, dan ternyata itu dari Bapakku.. sekedar menanyakan kabarku.. teringat suaranya setiap telepon darinya ku terima.. “Bati.. “
Tapi sekarang, apa yang bisa kulakukan.. setelah 1,5 tahun tak telihat wajahnya dan tak terdengar suaranya..ketika rasa kangen Bapak benar – banar terasa..
Tuhan tolonglah, sampaikan sejuta sayang ku untuknya
Ku trus berjanjitakkan khianati pintanya
Ayah dengarlah, betapa sesungguhnya ku mencintaimu
Kan ku buktikan, ku mampu penuhi maumu..

May 17th, 2009 at 12:07 am
tulisan kakak yang satu ini buat aq mo nangis. Ternyata begitu ya rasanya kalo suatu saat kita bahkan g bisa nelpon bapak…. Tiba-tiba aku merasa menyesal atas apa yang pernah kulakukan, rasanya aku berdosa bgt ama bapak, karena sering mengabaikannya. Aq sering sebel kalo lg pergi ditelponin terus , cuma karena bapak pengin tahu aq lg dimana & ngapain. . Mungkin tulisan kakak ini bisa buat aku nyadar (thanks ya kak bati) kalo kadang seorang bapak emg suka bgt mengatur-atur, nyuruh2 (tapi mungkin itulah bahasa cinta mereka untuk anaknya), agar anaknya bisa mendapatkan yang terbaik.
Eh kak pernah dgr lagunya nasyid ngak? Lupa sih judulnya… tapi aku agak inget syairnya.,
Kuteringat masa indah di masa-masa kecilku
Kenangan bersama ayah di kampung halaman
Sungguh indah, Terlalu manis untuk dilupakan
Sungguh mesra, Meski kadang beriring ketegangan
Ayah terima kasih nanda haturkan kepadamu
Yang telah mendidik dan membesarkanku bersama ibu
Ayah engkaulah guruku yang terbaik sepanjang usiaku
Yang telah membimbing masa kecilku meniti jalan Tuhanku
Allah s’moga Kau berkenan
Membalas s’gala kebaikannya
Menerimanya, dan meridhoinya
Di hadirat-Mu
Lagu ini aq tulis kembali diblog kak Bati, untuk semua ayah di muka bumi yang telah begitu besar menahan beban dan amanah untuk mendidik anak-anaknya. Lagu ini juga sebagai ungkapan betapa kami (anak-anaknya) mencintai dan berterima kasih atas seluruh hidup dan pengorbanan yang telah diberikan.
Buat kak bati yang lagi kangen…. Ada satu nomor yang pasti bisa myampaikan salam ke bapaknya kakak. Itu adl nomornya Tuhan lewat doa. Kakak pasti tahu itu kan… Jadi g perlu sedih lagi ya……